TURNAMEN GASING DESA TUANA TUHA

Posted: Oktober 3, 2011 in Uncategorized

Even Olahraga Tradisional di Desa Tuana-tuha Kecamatan Kenohan Kabupaten Kutai Kartanegara

‘Turnamen Gasing Tungkul Cup”

 

 

Rabu, 15 Desember 2010, Desa Tuana-tuha Kecamatan Kenohan Kabupaten Kutai kartanegara sukses menggelar Even Olahraga Tradisional yaitu lomba gasing, ‘Turnamen Gasing Tungkul Cup Desa Tuana-tuha”. Even ini digelar dengan adanya kerja sama dengan instansi swasta yang ada di Desa Tuana-tuha dan sekitarnya. Lomba yang di gelar di Desa tuana-tuha dengan pembukaan yang dihadiri oleh Anggota DPRD Kutai Kartanegara yaitu Bpk H. Abdul Sani AP selaku komisi III DPRD Kukar, Sekwilcam kec.Kenohan Bpk. Danu Asmadi, Spd, Kepala DesaTuana-tuha beserta Staff, BPD, Lembaga Adat , LPM, KPM dan seluruh Ketua RT Desa TuanaTuha.

Even tersebut digelar dengan tujuan untuk memajukan dan mengembangkan seni budaya yang ada didaerah serta untuk dapat  membawa dan merubah kesadaran masyarakat yang mana olahraga gasing ini nanti tidak lagi dianggap sebagai permainan biasa. Dengan adanya kegiatan seperti ini seluruh masyarakat  khususnya Desa Tuana-tuha yang nantinya pemuda dan pemudi sadar bahwa olahraga seperti ini bisa diadakan karena untuk melestarikan budaya yang kita miliki.

Even yang digelar sekitar 10 hari ini yang dilaksanakan di tempat terbuka mampu menarik perhatian masyarakat setempat bahkan ada masyarakat dari daaerah lain yang ikut menyaksikan pertandingan olahraga tradisional tersebut. Pertandingan yang dilaksanakan dengan 2 katagori yaitu katagori anak-anak dengan katagori dewasa. Antusias wargapun sangat positif dengan adanya even ini terbukti dengan banyaknya peserta yang mengikuti pertandingan baik itu orang dewasa bahkan sampai dengan anak-anak, ini berarti kepedulian warga masyarakat dengan seni budaya yang ada untuk mengembangkan dan melestarikan sehingga budaya tersebut tidak hilang ditelan zaman karena saat ini masyarakat sangat rentang dengan adanya budaya-budaya kebarat-baratan yang bisa menggesar dari nilai-nilai pilosopi seni budaya yang kita miliki. Jadi siapa lagi yang harus menghargai beragam seni budaya yang kita miliki kalau bukan kita sendiri karena daerah kita memliki beragam seni budaya yang harus dilestarikan.

Setelah dimulainya pertandingan peserta lombapun menunjukan kebolehan mereka dalam memutar dan memukul gasing dengan semangat yang membara, gasing yang digunakan itu khusus gasing tungkul dengan ukuran yang memang sudah ditentukan serta jalannya permainan itu dipimpin oleh wasit. System permainan pun menggunakan system gugur yang dibagi dua group yaitu group A dan group B dengan masing-masing peserta beranggotakan 3 orang, setelah permainan dilakukan dalam beberapa hari akhirnya pemenangpun sudah didapat, para juarapun mendapatkan berupa uang pembinaan dan tropi(piala) yang diberikan oleh panitia.

Dalam hal ini panitia penyelenggara yang dikomandoi oleh Udiansyah Nur, S.Pdi terbilang sukses karena terbukti dari awal acara sampai akhir acara itu bisa dikoordinir dengan baik.

Di waktu acara penutupan yang dihadiri oleh Anggota DPRD Kutai Kartanegara yaitu Bpk. Salehuddin, S.Sos.,S.Pil selaku komisi III DPRD Kukar, Sekwilcam kec.Kenohan Bpk. Danu Asmadi, Spd, Kepala DesaTuana-tuha beserta Staff, BPD, Lembaga Adat , LPM, KPM dan seluruh Ketua RT Desa TuanaTuha. Dalam acara penutupan pun pihak panitia dan undangan memberikan beberapa masukan dan komentar diantaranya ;

 

Sambutan ketua panitia

‘Para peserta pemain bukan hanya untuk sementara saja ini akan terus berterus berjalan supaya gasing tungkul ini tetap kita lestarikan, terima kasih kepada donator terutama Bpk Anggota DPRD yang telah memberikan bantuan berupa  materi maupun moril, PT. mawar Merah, Pisko, PMP, Sendawar yang turut membantu dalam bentuk pendanaan”ujar Udiansyah Nur, S.Pdi selaku kepala panitia.

 

Sambutan Kepala Desa Tuana-tuha

‘Saya sangat bangga dan terharu terhadap animo dan antusias masyarakat yang begitu bersemangat untuk mengadakan acara pertandingan gasing ini. Saya dan seluruh lembaga yang ada di Desa Tuana Tuha ini sangat mendukung dengan adanya kegiatan pertandingan seperti ini dan buat kedepan nanti harapan kami kegiatan seperti ini agar lebih baik kita tingkatkan lagi, bukan hanya gasing tapi juga untuk oleh raga yang menjadi minat warga Desa Tuana- tuha harus kita Bina dan kita tingkatkan. Saya dan seluruh lembaga yang ada di Desa Tuan Tuha sangat bangga dan berterima kasih sekali kepada bapak Anggota DPRD Bapak Abdul Sanni AP yang bisa menghadiri acara pembukaan dan sekaligus membuka acara lomba Gasing Tungkul Cup  Di desa Tuana-tuha dan bapak Anggota DPRD Bapak Salehuddin, S.Sos.,S.Pil yang berkenan hadir di penutupan acara dan sekaligus menutup acara ini , karena beliau sempat meluangkan waktu dan juga sekaligus memberikan dukungan dan dorongan kepada masyarakat agar Di Desa-Tuana Tuha bisa lebih mempu dan lebih baik dari Tuana-Tuha sebelumnya. saya juga menghimbau  kepada seluruh masyarakat marilah kita sama-sama membangun Desa kita. Sudah saatnya kita membawa Desa kita kearah yang lebih baik dan lebih maju dan khususnya kepada seluruh pemuda pemudi untuk mendukung dan berpartisipasi untuk kemajuan Desa kita”kata Kepala Desa Tuana-tuha.

 

Sambutan sekwilcam Kec. Kenohan

‘Kami selaku pemerintah kecamatan mengucapkan terima kasih kepada panitia turnamen yang cukup berhasil dan suksus dalam melaksanakan even ini, mungkin untuk kedepannya akan kita lakukan yang lebih meriah lagi, kami harapkan  bukan hanya tingkat gasing saja tetapi berbagai seni budaya yang ada di daerah kita ini seperti tari jepen dan tingkilan, kami juga siap mendukung untuk melaksanakan even tersebut” unggah Sekwilcam kec.Kenohan Bpk. Danu Asmadi, Spd.

 

Anggota DPRD Bpk. Salehuddin S.Sos.,S.Pil

Sangat jarang masyarakat level Desa melakukan turnamen atau even seperti ini, jadi ini menjadi inisiatif pemerintah untuk memberikan semacam peluang karena selama ini hanya even-even seperti ini hanya digelar di even-even besar saja seperti Erau. Saya pikir even seperti sangat penting dan berguna bagi para kaum muda, karena pemuda kita sekarang cenderung dengan budaya kebarat-baratan dibandingkan dengan sifat normative dari nilai kebudayaan kita, jadi justru tidak tersentuh dengan baik dan ini bisa menjadi tantangan bagi kita untuk membenahi hal tersebut. Setiap manusia itu punya sejarah jadi kalau manusia itu tidak mempunyai sejarah berarti itu bisa dikatakan bukan sebagai manusia. Antusias warga itu sangat luar biasa dengan digelarnya even seperti ini, jadi saya mempunyai tanggung jawab pribadi untuk tiap tahunnya kita laksanakan even seperti ini bahkan untuk kedepannya perlu kita tingkatkan lagi dengan berbagai jenis kategori seni budaya yang kita miliki seperti lomba asenan, tari jepen, dll. Harapan saya juga instansi-instansi terkair seperti Dinas Priwisata perlu benar-benar memperhatikan even seperti ini agar beragam seni budaya yang kita miliki itu bisa tetap dilestarikan”ujar pk. Salehuddin S.Sos.,S.Pil.

 

 

Pertunjukan Seni tari Jepen disaat pembukaan dan penutupan even gasing tungkul cup.

Pertunjukan tari jepen yang dipersembahkan pada waktu pembukaan dan penutupan even gasing tungkul cup ini menjadi nilai plus yang dimiliki oleh masyarakat Desa Tuana-tuha didalam melestarikan seni budaya. Tari jepen tersebut dipertunjukan untuk menghibur dan mengisi acara pada waktu itu yang dilakukan oleh para ibu-ibu dan diiringi langsung dengan music tradisional yang biasa di bilang tingkilan.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s